▴Jasa Pembuatan Website murah▴ - Spiderwoman dari Grobogan Raih Medali Emas Asian Games 2018
- Solidaritas Tanpa Batas untuk Rohingya
- Usai Juara di Jepang, Ini Target Kevin/Marcus Selanjutnya
- Dijual Mahal, Samsung Galaxy Note 8 Lebih Laku dari Galaxy S8
- Paket Wisata ke Seoul Rp 5,2 Juta Siap Memanjakan Liburan Anda
- Dukungan Orangtua Bagi Karier Jessica Mila
- 3 Cewek K-Pop Paling Hot Jalan Bersama
- Ahli Kejiwaan Sebut Marshanda Keterlaluan
- 5 Buah Penangkal Racun dalam Tubuh
- ROBOT Kecil Cikal Bakal Transformer
Hamas Sebut PM Israel Sama seperti Hitler
Berita Terkait
- Target-Target Serangan Israel di Gaza0
- Inggris Bela Serangan Roket Hamas0
- Unjuk Rasa Anti-Yahudi Dikecam Eropa0
- Usai Bertempur, Tentara Israel Hilang di Gaza0
Berita Populer
- Microsoft Update Windows 8.2 Agustus?
- Roy Suryo Menpora, SBY Dipertanyakan
- Israel, Tumor yang Harus Dihancurkan dari Muka Bumi
- Bos Amazon Temukan Mesin Apollo 11
- Tuntut THR, Ratusan Pekerja Transjakarta Mogok
- Jokowi janji mati-matian bela Palestina
- Memalukan! Bu Guru di AS Bercinta dengan 4 Muridnya
- Moskow Larang Parade Gay Selama 100 Tahun
- Hukuman Ganda Korea Diperingan, Greysia/Meiliana Tunggu Nasib
- "Banjir Jakarta" Paling Dicari di Google

GAZA - Pernyataan keras disampaikan Hamas kepada Israel. Faksi garis keras Palestina ini menyamakan Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu dengan pemimpin Nazi, Adolf Hitler.
Cercaan Hamas ini disampaikan oleh Juru Bicaranya Osama Hamdan. Menurut Hamdan, pernyataan ini muncul akibat yang dilakukan Israel kepada warga Gaza, sama persis dengan pembantaian warga Yahudi oleh Hitler.
"PM Israel sudah kehilangan moral dia adalah cerminan dari Hitler dan tentara Nazi," sebut Hamdan, seperti dikutip dari Times of Israel, Rabu (23/7/2014).
"Pasukan Israel juga berlaku sama (dengan tentara Nazi) mereka disuruh membunuh warga Palestina jika, ini sama saja dengan yang dilakukan Hitler di abad lalu," tambah dia.
Pernyataan Hamdan disampaikannya bukan tanpa alasan. Setelah Israel melancarkan agresi ke Gaza, hampir 600 warga Palestina menjadi korban jiwa kekejaman Israel.
Parahnya lagi, korban jiwa dari Palestina kebanyakan adalah bocah dan perempuan. Hal tersebut bertentangan dengan pernyataan PM Israel yang mengatakan, serangan ke Gaza ditujukan untuk menghancurkan Hamas.









